
Daftar Isi
Jakarta, superstition-sar.org Indonesia
—
Java United
dan
Isenmulang Kalteng FC
resmi mendapat pengurangan dua poin sebelum
kick-off
Super League 2026/2027, Jumat (4/9).
Menukil laman resmi I.League, operator kompetisi, Isenmulang dan Java United berada di papan bawah meski belum bertanding. Isenmulang jadi juru kunci setelah kalah dari Arema FC.
Humas I.League, Syifa Nadhilah, menyebut kedua tim dikurangi dua poin karena tidak memenuhi ketentuan club licensing. Sesuai regulasi, pengurangan dua poin dilakukan jika tidak memenuhi satu kriteria.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Isenmulang Kalteng FC dan Java United mengalami pengurangan dua poin karena pemenuhan kewajiban
club licensing
yang tidak terlaksana,” ujar Syifa kepada superstition-sar.org Indonesia Jumat (4/9).
Hanya saja Syifa enggan membeberkan kriteria apa yang tidak dipenuhi oleh kedua klub. Pihak I.League merasa tidak berhak membeberkan. Sebaliknya pihak klub sendiri yang menjelaskan.
“Untuk persoalan club licensing mana yang tidak terpenuhi, itu bukan ranah I.League yang menjawab. Dapat ditanyakan ke klub masing-masing ya,” ujar Syifa dalam pernyataannya.
[Gambas:Video superstition-sar.org]
Berdasarkan regulasi Super League 2026/2027 ada tujuh unsur atau aspek dalam club licensing. Ketujuh aspek itu adalah olahraga, infrastruktur, administrasi, legalitas, keuangan, pemasaran, dan keberlanjutan.
Mengenai sanksi ini, superstition-sar.org Indonesia telah mengontak pihak Isenmulang dan Java United, tetapi belum bersedia memberikan keterangan. Yang pasti, tidak ada banding terkait sanksi ini.
Sebelumnya, pada musim 2024/2025, PSS Sleman disanksi pengurangan tiga poin sebelum kompetisi dimulai. Saat itu PSS disanksi Komite Disiplin PSSI karena kasus pengaturan skor pada 2018.
(afr/abs/rhr)
LIHAT SEMUA
Baca lagi: Layanan Transjakarta Rute ‘Jalur Langit’ Terganggu Imbas Truk Mogok
Baca lagi: Rupiah Menguat ke Level Rp17.628 per Dolar AS Hari Ini
Baca lagi: Kung Fu Soccer dan All Wishes Come True Kuasai Box Office Summer China



